Notification

×

Iklan

Iklan

Keluhan Sistem Penguncian Digital di Disdik, Dewan Pendidikan Cianjur: Hambat Akses Pelayanan dan Konfirmasi Informasi

1/21/2026 | Januari 21, 2026 WIB Last Updated 2026-01-20T20:55:10Z
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur, Moch Ginanjar. (Foto: SignalCianjur)

SIGNALCIANJUR— Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur, Moch. Ginanjar, menanggapi soal keluhan sejumlah wartawan dan masyarakat terkait penerapan sistem penguncian digital berbasis sidik jari (fingerprint) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik).

"Ya! Tentunya menilai menghambat akses pelayanan dan konfirmasi informasi," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (20/2026).
.
Menurut Moch. Ginanjar, penggunaan sistem digitalisasi dan pengamanan kantor merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari di era modern, termasuk di instansi pemerintahan. 

"Tapi demikian, penerapannya harus tetap mengedepankan prinsip pelayanan publik," pintanya.

Digitalisasi itu perlu, masih dijelaskan dia, hampir semua kantor sekarang menggunakannya. Tapi jangan sampai menghambat pelayanan, di kantor ada resepsionis, tamu yang datang seharusnya bisa difasilitasi terlebih dahulu oleh petugas.

"Ya! Artinya dengan menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan," terang Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur.

Ia menegaskan, apabila pimpinan atau pejabat terkait sedang sibuk atau tidak berada di tempat, pesan dan keperluan tamu tetap bisa diteruskan melalui resepsionis, sekretariat, atau bidang teknis yang berwenang. 

"Nah! Artinya dengan demikian, komunikasi tetap berjalan dan tidak menimbulkan kesan tertutup," terang Moch Ginanjar.

Moch. Ginanjar juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi, khususnya dalam dunia pendidikan.


Media, kata dia, merupakan mitra strategis pemerintah sekaligus sarana kontrol publik yang berperan menyampaikan informasi secara berimbang dan konstruktif.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur berharap Disdik Cianjur dapat mengevaluasi dan menyempurnakan mekanisme pelayanan di tengah penerapan sistem penguncian digital.

"Nah! Sehingga keamanan kantor tetap terjaga tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat dan media," tutup Moch Ginanjar. (Red/Jr1)


×
Berita Terbaru Update