![]() |
| Sebanyak 100 anggota babinsa ikut pembekalan intelter dari Tim Staf Intelijen Angkatan Darat (AD). (Foto: Istimewa) |
SIGNALCIANJUR I MERAUKE- Selama enam hari para Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Korem 174/ATW Merauke menerima pembekalan intelter dari Tim Staf Intelijen Angkatan Darat (AD).
Kegiatan tersebut, diikuti 100 orang Babinsa, di aula Animha Kodim 1707/Merauke, Jalan Raya Mandala Merauke, Papua, Sabtu (13/11/2021),
Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko dalam sambutan dibacakan Kasrem 174/ATW Merauke Kolonel Arh Hamim Tohari, M.A pada penutupan pembekalan intelter, diharapkan para babinsa dapat meningkatkan kemampuan intelijen.
"Dalam rangka cegah dini dan deteksi dini dari berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan serta mempertajam kepekaan dalam pembinaan wilayah," katanya, kepada insan media, Minggu (14/11/2021).
Para Babinsa, Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan, melaksanakan tugas sebagai ujung tombak satuan kewilayahan untuk menciptakan ketahanan wilayah kondusif serta jaga harkat dan martabat orang Papua.
"Tanamkan di dalam hati sanubari kita Bhaktiku Untuk Papua," kata Danrem.
Pada kesempatan sama, Ketua Tim Pembekalan Intelter Kolonel Inf Luhut Bernandus menyampaikan terimakasih, kepada Korem 174/ATW Merauke beserta seluruh jajarannya telah berkenan mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
"Sehingga dapat terlaksana dengan baik dan lancar," ujarnya.
Saat membacakan amanat Asintel Kasad menyampaikan, bahwa pelatihan ini diharapkan bisa menjadi bekal serta menambah wawasan dan pengetahuan bagi para Babinsa yang terjun langsung di masyarakat. Selain itu harus benar-benar memahami permasalahan aktual yang tengah berkembang di masyarakat.
"Sehingga bisa memprediksi potensi ancaman yang akan timbul," terangnya.
Dalam amanatnya Asintel Kasad juga memberikan beberapa penekanan kepada Babinsa agar meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, serta pegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.
Hal sama masih ujarnya, angkatkan kepekaan maupun naluri intelijen dalam setiap situasi dan kondisi. Guna melaksanakan deteksi dini dan cegah dini di wilayah masing-masing, bekali diri dan tingkatkan kemampuan dengan berbagai disiplin ilmu pengetahuan lainnya, untuk menghadapi tuntutan tugas semakin kompleks.
"Bekerja dengan hati yang tulus ikhlas serta senantiasa pelihara jati diri prajurit sebagai tentara rakyat dan tentara pejuang,"
Usai acara penutupan pembekalan intelter kepada para babinsa, Kepala Seksi Intelijen Korem 174/ATW Letkol Kav Ahmad Edy Supriyadi mengingatkan kepada seluruh peserta para babinsa agar ilmu pengetahuan telah didapat selama pelaksanaan pembekalan Intelter dapat diaplikasikan di lapangan.
Dia menyambungkan, sehingga peran babinsa sebagai ujung tombak satuan wilayah dapat memberikan kontribusi dan selalu bersinergi dengan seluruh aparat keamanan di wilayah, dalam pelaksanaan tugas deteksi dini.
"Cegah dini berbagai ancaman, gangguan dan hambatan mungkin terjadi di wilayah tanggungjawabnya," terang Letkol Kav Ahmad Edy
Hadir dalam acara penutupan pembekalan intelter yaitu para Kasi Korem 174/ATW Merauke dan Dandim 1707/Merauke. Selama pelaksanaan kegiatan tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19. (Red)



