![]() |
| Jajaran Polres Cianjur bergerak cepat merespons peristiwa ledakan akibat kebocoran gas LPG 3 kilogram menimpa satu keluarga di Gang Bhakti I, Kelurahan Sawahgede, Cianjur. (Foto: Polres Cianjur) |
SIGNALCIANJUR – Jajaran Polres Cianjur bergerak cepat merespons peristiwa ledakan yang diduga akibat kebocoran gas LPG 3 kilogram yang menimpa satu keluarga di Gang Bhakti I, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander mengatakan setelah menerima laporan dari masyarakat, personel kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
"Artinya untuk membantu proses evakuasi korban, serta berkoordinasi dengan unsur terkait," katanya saat dihubungi langsung reporter Harian Metropolitan, Kamis (5/3/2026).
Kapolres Cianjur menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Semoga para korban diberikan kekuatan dan bagi yang mengalami luka segera diberikan kesembuhan," ujarnya.
Selain penanganan di lokasi kejadian, Kapolres juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan pemantauan di wilayah serta memberikan imbauan kepada masyarakat.
"Agar lebih waspada dalam penggunaan tabung gas LPG di rumah tangga," imbuhnya.
Masyarakat diimbau untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, regulator, dan selang, serta memastikan pemasangan dalam kondisi aman.
Masih diungkapkan dia, apabila tercium bau gas atau ditemukan indikasi kebocoran, masyarakat diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi udara, dan melaporkan kepada pihak terkait.
"Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut," ujar AKBP Alexander.
Melalui kejadian ini, Polres Cianjur berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam penggunaan gas LPG.
"Demi mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari," tutup AKBP Alexander.
Diketahui, seorang ibu warga Gang Bhakti I, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, mengalami luka bakar serius akibat kebocoran gas elpiji 3 kilogram pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Korban diketahui, Rumanah (60), istri dari pak Arom (65). Insiden terjadi di kediaman korban dan menyebabkan luka bakar berat yang memerlukan penanganan medis intensif, harus dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung.
Aceng (40) menantu korban membenarkan korban sebelumnya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Bunut Sukabumi. Saat ini, pihak masih dalam proses administrasi pemulangan jenazah.
"Peristiwa kebocoran gas tersebut mengakibatkan empat orang dalam satu keluarga mengalami luka bakar. Dari jumlah tersebut," kata kepada wartawan Metropolitan.id, malam.
Satu orang meninggal dunia, diungkapkan Aceng, satu orang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bunut Sukabumi.
"Dua orang lainnya dirawat di rumah sakit berbeda di wilayah RS Cimacan Cipanas," ujarnya.
Pihak keluarga membenarkan kabar meninggalnya korban. Aceng, selaku menantu korban, menyampaikan bahwa keluarga masih menunggu proses pemulangan jenazah dari rumah sakit.
Saat ini, anggota keluarga terbagi untuk menjaga para korban yang masih dirawat di beberapa lokasi berbeda.
"Kami masih menunggu proses dari rumah sakit.
"Sebagian keluarga menjaga yang masih dirawat," ujar Aceng.(Red/*)




